Ayoooo…. Kita ke Tanah Karo, Gan..!!

               Perjalanan dari Pematang Siantar ditempuh sekitar 3.5-4 jam pakai kendaraan pribadi melalui jalur darat.  Sepanjang perjalanan kita akan sangat familiar dengan jalan yang berlubang, aspal yang bersahabat dengan batu dan tanah alias setengah jadi, kubangan air di tengah jalan, dan ‘kurcaci-kurcaci mbaung’ yang dipelihara sebagian besar orang Tanah Karo.  Selain itu juga, jalan yang kita lewati berkelok-kelok karena kita sedang melewati Perbukitan Bukit Barisan yang membelah Tanah Sumatera.  Yahh, begitulah sebagian kondisi jalan dari Pematang Siantar menuju daerah di Tanah Karo, Taman Simalem Resort di Merek, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

                Namun, kondisi itu semua tak terasa berat karena sepanjang perjalanan di kanan kiri badan jalan, kita disuguhi pemandangan yang super buper indah Gan..  Hiasan bunga terompet yang berwarna-warni hampir di seluruh depan rumah, awan putih dan biru kehijau-hijauan langitnya, perkebunan teh yang sejuk dan sangat asri di Bah Butong dan Sidamanik, perkebunan kopi lokal Ateng yang sangat rapi dan terpelihara, kebun sayur-mayur khas daerah perbukitan yang dingin, dan tak lupa kebun jeruk Berastagi yang luas.  Oia, kenapa kopi itu dinamakan kopi Ateng yah?mungkin karena pohon kopinya pendek dan tidak terlalu memakan tempat, tinggi sekitar 1-2 m dan habitus sekitar 1 m, jadi lebih memudahkan proses pemanenan dan yang pasti resiko buah kopi yang terpanen lebih banyak.  Dalam pikiranku, apa karena ada pelawak terkenal yang posturnya imut itu yah?jadi biar lebih gampang ingatnya pakai kata Kopi Ateng?hehee… entahlah.. Oia, jangan lupakan juga, kita bisa melihat gunung Sibayak, gunung Sinabung, dan gunung Sibuatan selama perjalanan kita.  Yahh, walaupun hanya pucuknya aja, itupun kalau tak ada kabut.  Semua itu, perjalanan yang sangat indah, Gan…

Yang tak kalah penting dan tak boleh terlewatkan selama perjalanan adalah di beberapa tempat tertentu kita bisa melihat indahnya Danau Toba dari kejauhan.  Tips jitu, sebaiknya jangan tidur selama di perjalanan, tapi ngantuk bolehlah, hehee… Tempat istirahat yang paling otre dan berhenti sejenak bisa dilakukan di daerah Simarjarunjung.  Lokasi Simarjarungjung merupakan salah satu daerah puncak bukit yang cukup tinggi di sebelah timur Danau Toba, di sini kita bisa melihat indahnya Danau Toba dan Pulau Samosir seluas-luasnya, Subhanallah, indah nian Gan..😉.   Sebaiknya kita makan dan minum, istirahat, dan (maaf) buang air di Siantar Hotel (maaf sebut merk) karena setelah itu kita sulit sekali cari tempat untuk istirahat dan bersih-bersih (terutama yang muslim).  Tak usah kuatir, kalau cuman buang air, dan istirahat gak bayar Gan, hahay..  itung-itung numpang bentar.  Sambil istirahat dan perbaiki kondisi badan karena jalan yang ‘super duper bagus’, jangan lupa foto-foto dan ambil gambar Danau Toba dan sekitarnya yah, hehe.. mudah-mudahan lagi gak ada kabut.  Ini tips jitu yang kedua.

Setelah istirahat, perjalanan kita lanjutkan lagi yah.. sekitar beberapa menit dari tempat istirahat, kita akan menemui lagi indahnya Danau Toba dan pulau Samosir dari kejauhan.  Nah, di sini ada tempat istirahat terbuka, hanya untuk ambil gambar dan istirahat saja.  Itu aja gak bisa lama-lama, karena biasanya kalau hari libur ngantrii Boo…😉.  Setelah perjalanan kita tempuh sekitar 1 jam dari tempat istirahat, kita akan menemui pasar atau pajak di pertigaan jalan di Desa Merek.  Ke Taman Simalem Resort, kita ambil kiri kalau dari Pematang Siantar.  Ikuti jalan beberapa menit, kemudian kita akan menemui logo Taman Simalem Resort, ambil kiri, ikuti jalan, dan akan menemui gerbang selamat datang di Taman Simalem Resort, the Pearl of Lake Toba.

Kita dah nyampe di Taman Simalem Resort Gan… caiyoo, kita explore tempatnya… Pintu gerbang selamat datang sudah terlihat, dan ada beberapa petugas yang siap melayani kita.  Dengan ramahnya, petugas akan menyapa kita dan mengucapkan ‘Selamat datang di Taman Simalem Resort’.  Abis itu Gan, masuk kawasannya kita ditarik biaya tergantung kendaraan yang kita pakai, kalau mobil roda 4 biayanya Rp. 150.000-250.000.  Agak mahal kalau untuk backpackers, jadi usahakan satu mobil di isi banyak penumpang yah… Ini tips ketiga.  Setelah itu, kita masuk kawasan  Taman Simalem Resort seluas sekitar 206 ha dengan perbukitan yang sangat luas dan yang paling menarik ada kebun jeruk.  Kira-kira boleh gak yah metik buahnya?hehee…

Fasilitas yang ditawarkan tempat ini sangat memadai.  Walaupun masih terbilang baru, namun sepertinya penataannya sangat matang, ini terbukti dari banyaknya bangunan yang tertata rapi.  Wah, seni arsitekturnya te ope be ge te.  Tak akan rugi datang ke sana Gan, paling-paling ya rugi kantong agak kempes, hehee… Selamat menikmati indahnya Danau Toba, pulau Samosir, dan pulau-pulau kecil sekitar Danau Toba, serta alam semesta di Bukit Barisan Tanah Sumatera bagian utara.  Salam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s